REKA Bogor berkolaborasi dengan Jobstreet by SEEK Indonesia menggelar workshop BALAI KREATIF – Belajar Adopsi Literasi AI untuk Pelaku Usaha Kreatif Kota Bogor di Auditorium Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah konkret mendorong pelaku usaha kreatif agar tidak sekadar memahami Artificial Intelligence (AI) secara teoritis, tetapi mampu mengimplementasikannya secara praktis dalam operasional bisnis sehari-hari.
Acara dibuka dengan penampilan musikalisasi puisi oleh kelompok Kebon Awi dari SMAN 1 Ciomas yang digawangi Doni Dartafian. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa kolaborasi lintas generasi, mempertemukan semangat seni dengan teknologi digital. Atmosfer pembukaan ini menjadi simbol bahwa transformasi digital tidak harus meninggalkan identitas kreatif lokal.
Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello, dalam sambutannya menegaskan bahwa AI bukan ancaman bagi pelaku usaha, melainkan alat untuk naik kelas. Ia menyampaikan bahwa pertanyaan hari ini bukan lagi perlu atau tidak menggunakan AI, tetapi siapa yang lebih cepat beradaptasi. Dalam ekosistem bisnis kreatif yang semakin kompetitif, kecepatan belajar dan keberanian mencoba teknologi baru menjadi faktor penentu keberlanjutan usaha.
Sesi berikutnya membahas tantangan rekrutmen UMKM yang masih banyak dilakukan secara tradisional. Head of Partnership Jobstreet by SEEK Indonesia, Eka Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaku usaha kerap kesulitan menyaring kandidat secara efisien. Padahal, UMKM menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Tantangan utamanya bukan hanya mencari kandidat, tetapi menemukan talenta yang benar-benar sesuai kebutuhan bisnis.
Melalui sistem berbasis AI, platform Jobstreet menawarkan solusi attract, search, and match kandidat secara lebih terukur. Dengan jutaan kandidat terdaftar dan ratusan ribu iklan lowongan setiap tahun, fitur seperti estimasi kandidat “high-fit”, penargetan eksklusif, serta pemeriksaan referensi terintegrasi dinilai mampu membantu pelaku usaha menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas rekrutmen.
Materi lain yang tak kalah penting adalah pemanfaatan AI untuk strategi pemasaran dalam kerangka Digital Marketing 5.0. Business Development Lead Terra AI, Muhammad Faras Ramadhan, memaparkan bahwa teknologi dapat membantu UMKM kreatif mengoptimalkan produksi konten dan analisis pasar. Berbagai tools seperti ChatGPT, Gemini, Canva, CapCut, hingga Google Analytics diperkenalkan melalui studi kasus produk “Kopi Gula Liong Bulan”, mulai dari penyusunan prompt hingga pembuatan materi visual komersial.
Workshop BALAI KREATIF ini menjadi bagian dari komitmen REKA Bogor untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar adaptif terhadap perubahan zaman. Literasi AI diharapkan tidak berhenti pada tataran pemahaman, tetapi diwujudkan dalam praktik nyata yang memperkuat daya saing UMKM kreatif Kota Bogor di era ekonomi digital yang terus berkembang.

