REKA Bogor dan Wali Kota Perkuat Langkah Menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Bogor, Kamis 26/02/26— REKA Bogor melaksanakan audiensi bersama Wali Kota Bogor dan jajaran perangkat daerah dalam pertemuan selama kurang lebih 90 menit untuk membahas penguatan ekosistem ekonomi kreatif serta langkah strategis menuju jejaring Kota Kreatif UNESCO.

Dalam pemaparannya, Georgian Marcello selaku Ketua REKA Bogor menegaskan bahwa ekosistem ekonomi kreatif Kota Bogor telah tumbuh, hal ini tercermin dari kontribusi PDRB Ekonomi Kreatif Kota Bogor yang mencapai 5.72% dan serapan tenaga kerja ekonomi kreatif mencapai ±57.000 orang. Berbagai program penguatan kapasitas, festival lintas subsektor, aktivasi ruang kreatif, hingga pengembangan jejaring pelaku telah dilakukan secara konsisten oleh Reka Bogor dalam lima tahun terakhir. Bogor juga telah ditetapkan sebagai Kota Seni Pertunjukan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif melalui Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I), Direktorat Fasilitasi Infrastruktur Deputi Bidang Pengembangan Strategi Ekonomi Kreatif. Penetapan ini ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Uji Petik PMK3I oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan perwakilan ekosistem ekonomi kreatif Kota Bogor pada Rabu (26/11/2025).

REKA Bogor menilai, fondasi ekosistem yang telah terbentuk ini menjadi modal kuat untuk membawa Bogor melangkah lebih jauh ke tingkat internasional melalui jejaring Kota Kreatif UNESCO.

Wali Kota Bogor menyambut baik aspirasi tersebut dan menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan arah visi pembangunan Kota Bogor Sains Kreatif Maju Berkelanjutan. Kreativitas dinilai tidak hanya sebagai sektor ekonomi, tetapi juga sebagai identitas dan daya saing kota.

“Kang, Bogor arahnya ke Kota Seni Pertunjukan atau Kota Gastronomi ?” ujar Georgian Marcello – Ketua Reka Bogor. Dedie menjelaskan “Apapun sektor yang bisa dikembangkan, ya kita kembangkan. di luar kuliner ada tantangannya. Tantangannya apa? Kita beda sama Jogja, Bandung, Bali. Kita gak ada lembaga pendidikannya. Gak ada sekolah seni, gak ada sekolah desain grafis, gak ada sekolah arsitektur, gak ada sekolah multimedia, Gak ada sekolah teater, gak ada sekolah-sekolah yang menunjang. Maka siapkanlah infrastruktur dan suprastrukturnya.”

Salah satu isu strategis yang turut dibahas adalah kondisi Gedung Pertunjukan Kemuning Gading. Dedie memaparkan temuan keretakan pada gedung sehingga ada kemungkinan renovasi yang sudah dianggarkan tahun ini harus ditunda dan dikaji ulang. Pemerintah Kota  sedang dalam proses memastikan bahwa aspek keselamatan publik menjadi prioritas utama. Sambil menunggu hasil kajian teknis, berbagai opsi optimalisasi ruang alternatif dibuka agar aktivitas komunitas dan pelaku kreatif tetap berjalan.

REKA Bogor menekankan bahwa langkah menuju jejaring Kota Kreatif UNESCO membutuhkan konsistensi kebijakan, keberlanjutan program, serta dukungan lintas sektor. Tidak hanya pada aspek festival dan event, tetapi juga pada tata kelola, kebijakan publik, keberpihakan anggaran, dan integrasi kreativitas dalam perencanaan pembangunan kota.

Audiensi ini menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat konsolidasi ekosistem, memperkuat narasi kreatif Kota Bogor, serta menyiapkan tahapan strategis menuju pengajuan Bogor sebagai Kota Kreatif UNESCO. Pemerintah Kota dan REKA Bogor sepakat bahwa kolaborasi yang solid menjadi kunci utama agar kreativitas tidak hanya tumbuh sebagai gerakan komunitas, tetapi menjadi arsitektur pembangunan kota secara menyeluruh.

Tentang REKA Bogor
REKA Bogor (Rembug Kreatif Kota Bogor) adalah forum ekonomi kreatif Kota Bogor yang mewadahi pelaku lintas subsektor dengan pendekatan kolaborasi Hexahelix melalui program MEREKA, REKANAN, dan REKAYASA.

Kecamatan

Tanah Sareal

Dimekarkan dari Bogor Utara pada 1992 dengan Luas Wilayah 20,6001 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 228.429 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

44%

Fashion

11%

Kriya

8%

Seni Pertunjukkan

3%

Desain Komunikasi Visual

3%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

0%

Musik:

3%

Seni Rupa

2%

TV & Radio

5%

Periklanan

5%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

3%

Arsitektur

0%

Desain Produk

2%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Selatan

Kecamatan dengan wilayah terluas di Kota Bogor dengan Luas Wilayah 30,5021 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 212.423 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

57%

Fashion

9%

Kriya

11%

Seni Pertunjukkan

2%

Desain Komunikasi Visual

11%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

0%

Musik:

0%

Seni Rupa

0%

TV & Radio

2%

Periklanan

0%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

4%

Arsitektur

0%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Timur

Terletak di sisi timur dengan Luas Wilayah 10,4640 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 107.573 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

54%

Fashion

11%

Kriya

9%

Seni Pertunjukkan

0%

Desain Komunikasi Visual

0%

Film, Animasi, Video

4%

Fotografi:

4%

Musik:

7%

Seni Rupa

4%

TV & Radio

0%

Periklanan

2%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

0%

Arsitektur

2%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Barat

Kecamatan berpenduduk terbanyak di Kota Bogor dengan Luas Wilayah 23,3155 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 241.738 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

52%

Fashion

11%

Kriya

6%

Seni Pertunjukkan

10%

Desain Komunikasi Visual

5%

Film, Animasi, Video

5%

Fotografi:

1%

Musik:

3%

Seni Rupa

3%

TV & Radio

0%

Periklanan

2%

Penerbitan

0%

Aplikasi & Games

1%

Arsitektur

1%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Tengah

Wilayah terkecil sekaligus jantung kota dengan Luas Wilayah 8,3667 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 95.758 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

38%

Fashion

9%

Kriya

20%

Seni Pertunjukkan

5%

Desain Komunikasi Visual

4%

Film, Animasi, Video

4%

Fotografi:

7%

Musik:

0%

Seni Rupa

0%

TV & Radio

3%

Periklanan

3%

Penerbitan

1%

Aplikasi & Games

3%

Arsitektur

0%

Desain Produk

3%

Desain Interior

1%

Kecamatan

Bogor Utara

Wilayah paling utara Kota Bogor dengan Luas Wilayah 18,1374 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 192.430 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

51%

Fashion

11%

Kriya

6%

Seni Pertunjukkan

4%

Desain Komunikasi Visual

6%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

2%

Musik:

2%

Seni Rupa

2%

TV & Radio

1%

Periklanan

3%

Penerbitan

3%

Aplikasi & Games

0%

Arsitektur

1%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

console.log('REKA CUSTOM CODE AKTIF');