Launching Program REKAPANGAN: Modal Rasa Dorong Wirausaha Kuliner Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

Bogor, 20 Oktober 2025 — Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama REKA, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bogor, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, serta Bank BJB resmi meluncurkan Program REKAPANGAN: Modal Rasa, sebuah inisiatif kolaboratif yang berfokus pada penguatan wirausaha kuliner berkelanjutan berbasis potensi lokal. Acara peluncuran ini diselenggarakan di Graha KADIN Kota Bogor, pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai. Modal Rasa merupakan kegiatan pelatihan berupa inkubasi bisnis kuliner yang dirancang untuk mendukung lahirnya wirausaha baru yang inovatif, berdampak sosial, dan ramah lingkungan. Dengan mengusung tagline “Dari Lokal untuk Berkelanjutan”, program ini menegaskan pentingnya mengolah kekayaan lokal menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam tahap awal, sebanyak 20 pelaku UMKM kuliner yang telah lolos seleksi berkas mempresentasikan ide dan pengembangan usaha mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari Aling Nur Naluri (Sekolah Alam Rancage), Adhitya Buana Karana (Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor), Noor Rafita (KADIN Kota Bogor), dan Septiva Herlin Hartati (KRKP). Dari proses ini,

 15 peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti tahapan inkubasi bisnis selanjutnya. Program REKAPANGAN terdiri dari empat rangkaian kegiatan utama, yakni Diskusi Publik REKA PANGAN, Inkubasi Bisnis Modal Rasa, Mentoring Usaha, dan Pitching Bisnis, yang akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Melalui kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, komunitas, bisnis, akademisi, dan media — inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan berkelanjutan.

Tujuan utama Program REKAPANGAN:

  1. Mendorong lahirnya wirausaha kuliner hijau yang selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).
  2. Memberikan pendampingan, permodalan, dan jejaring bagi pelaku usaha kuliner berkelanjutan.
  3. Menguatkan ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor.
  4. Menumbuhkan kesadaran akan pangan berkelanjutan sebagai bagian dari kualitas hidup masyarakat urban.

Program Modal Rasa menjadi langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita ekonomi kreatif yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan — menjadikan Bogor sebagai salah satu kota pelopor wirausaha kuliner berkelanjutan di Indonesia.

Kecamatan

Tanah Sareal

Dimekarkan dari Bogor Utara pada 1992 dengan Luas Wilayah 20,6001 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 228.429 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

44%

Fashion

11%

Kriya

8%

Seni Pertunjukkan

3%

Desain Komunikasi Visual

3%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

0%

Musik:

3%

Seni Rupa

2%

TV & Radio

5%

Periklanan

5%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

3%

Arsitektur

0%

Desain Produk

2%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Selatan

Kecamatan dengan wilayah terluas di Kota Bogor dengan Luas Wilayah 30,5021 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 212.423 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

57%

Fashion

9%

Kriya

11%

Seni Pertunjukkan

2%

Desain Komunikasi Visual

11%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

0%

Musik:

0%

Seni Rupa

0%

TV & Radio

2%

Periklanan

0%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

4%

Arsitektur

0%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Timur

Terletak di sisi timur dengan Luas Wilayah 10,4640 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 107.573 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

54%

Fashion

11%

Kriya

9%

Seni Pertunjukkan

0%

Desain Komunikasi Visual

0%

Film, Animasi, Video

4%

Fotografi:

4%

Musik:

7%

Seni Rupa

4%

TV & Radio

0%

Periklanan

2%

Penerbitan

2%

Aplikasi & Games

0%

Arsitektur

2%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Barat

Kecamatan berpenduduk terbanyak di Kota Bogor dengan Luas Wilayah 23,3155 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 241.738 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

52%

Fashion

11%

Kriya

6%

Seni Pertunjukkan

10%

Desain Komunikasi Visual

5%

Film, Animasi, Video

5%

Fotografi:

1%

Musik:

3%

Seni Rupa

3%

TV & Radio

0%

Periklanan

2%

Penerbitan

0%

Aplikasi & Games

1%

Arsitektur

1%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

Kecamatan

Bogor Tengah

Wilayah terkecil sekaligus jantung kota dengan Luas Wilayah 8,3667 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 95.758 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

38%

Fashion

9%

Kriya

20%

Seni Pertunjukkan

5%

Desain Komunikasi Visual

4%

Film, Animasi, Video

4%

Fotografi:

7%

Musik:

0%

Seni Rupa

0%

TV & Radio

3%

Periklanan

3%

Penerbitan

1%

Aplikasi & Games

3%

Arsitektur

0%

Desain Produk

3%

Desain Interior

1%

Kecamatan

Bogor Utara

Wilayah paling utara Kota Bogor dengan Luas Wilayah 18,1374 km2 (Data BPS Kota Bogor 2023) dengan Jumlah Penduduk sebanyak 192.430 (Data BPS Kota Bogor 2024)

KULINER

51%

Fashion

11%

Kriya

6%

Seni Pertunjukkan

4%

Desain Komunikasi Visual

6%

Film, Animasi, Video

2%

Fotografi:

2%

Musik:

2%

Seni Rupa

2%

TV & Radio

1%

Periklanan

3%

Penerbitan

3%

Aplikasi & Games

0%

Arsitektur

1%

Desain Produk

0%

Desain Interior

0%

console.log('REKA CUSTOM CODE AKTIF');