Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

FORUMEREKA: Regenerasi Komunitas dan Menjaga Kreativitas di Tengah Pandemi sudah dilaksanakan, Jumat, 23 Juli 2021, dengan menghadirkan Achmad Dayari dari komunitas kesenian independen Volume Escape (Sukabumi), Ayenk dari Teater RAS (Bogor), dan Hakiki dari Teater Karoeng (Bogor) sebagai narasumber. Ikut juga para pelaku seni pertunjukan teater lokal sebagai peserta forum untuk berdiskusi.

Diskusi pun membahas seputar keterbatasan yang dialami sektor seni pertunjukan, khususnya para pelaku teater, terkait regenerasi dan kegiatan pertunjukan di masa pandemi seperti ini.

Achmad Dayari (Aday) menyampaikan bahwa seni pertunjukan menghadapi tantangan dalam menjaga tradisi, karya, serta kehidupan dari seni pertunjukan itu sendiri di era yang sedang berkembang.

Ditambah lagi, di masa pandemi seperti ini, media digital dibutuhkan sebagai wadah alternatif agar tidak mati di pertengahan jalan. Strategi kreatif dan inovatif harus terus ditelusuri untuk bersaing mengikuti perkembangan yang ada.

Ayenk, perwakilan dari Teater Ras yang juga banyak membawahi teater di beberapa sekolah, harus menghadapi tantangan di mana peminat dari ekstrakurikuler teater semakin menurun. Hal ini berpengaruh pada nasib generasi selanjutnya. Berkurangnya frekuensi bertemu di masa pandemi juga sangat mempengaruhi kualitas pertunjukan, karena berlatih virtual butuh usaha yang jauh lebih besar.

Di samping itu, Hakiki Kamil, sebagai perwakilan dari Teater Karoeng yang banyak berhadapan langsung dengan teater kampus di Kota Bogor, beranggapan bahwa pandemi membuat produktivitas sangat surut serta regenerasi juga terhambat. Terlebih, ruang virtual juga belum bisa menggantikan kegiatan-kegiatan sektor seni pertunjukan.

Georgian M—akrab disapa Jorji—moderator perwakilan dari Reka Bogor menyimpulkan bahwa para pelaku seni pertunjukan harus menemukan pola baru yang sesuai dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai leluhurnya. Seni pertunjukan membutuhkan konsistensi, kreativitas, serta inovasi dengan tetap memperhatikan aspek lain yang bisa mempengaruhi jalan kehidupan seni pertunjukan. Adaptasi dan apresiasi juga sangat dibutuhkan untuk mendukung ekosistem yang sudah terbentuk.

Ucapan terima kasih,

@adaydayari, @hakikikamil_, @bangayenk, @jorvji, @bonchie.yoskarina

#teaterindonesia #teaterbogor #RekaBogor #Rembukkreatif #ekonomikreatif #ekrafbogor #ekrafjabar #parekrafkotabogor #disparbudkotabogor #bogorkreatif #industrikreatif #kreasibogor

 

Penulis: Fabiola Dyandra
Editor: Dhoni Saputra

X